30 May 2016 Published in Ragam Kegiatan Written by  Muhammad Abdul Karim

Tantangan Walikota Depok untuk Mahasiswa STT NF

Rate this item
(0 votes)

Walikota Depok Dr. Mohammad Idris Abdul Shomad, MA bertindak sebagai pembicara kunci dalam seminar teknopreneur yang dihelat oleh STT NF di Aula Serbaguna Gedung Dibaleka 2, Balaikota Depok (21/5).

Pada awal sambutan, Walikota mengatakan bahwa kota Depok sangat mendukung kegiatan yang bertujuan menciptakan para pengusaha yang kompeten, salah satunya melalui seminar bertema “Mencetak Profesional TI dan Teknopreneur Muslim”.

“Jika dilihat dari sisi lain, dalam sejarah peradaban Islam, ada sepuluh sahabat yang mendapat jaminan verbal oleh Rasulullah Saw. Ternyata delapan sampai sembilan orang yang dijamin masuk surga adalah sosok pengusaha atau entrepreneur,“ ujar Walikota.

Walikota juga menyampaikan hadits tentang pentingnya mengembangkan wirausaha. Rasulullah Saw menyatakan bahwa sahabat bertanya: “pekerjaan apa yang paling mulia?”. Rasul menjawab: “Itulah pekerjaan yang dilakukan oleh tangannya sendiri dan setiap jual beli yang mabrur.” Menurut Walikota yang berlatar belkang ulama ini ternyata banyak enterpreneur non-Muslim yang memakai hadits ini. Lalu, mengapa kebanyakan kalangan Muslim sendiri tidak bisa mengaplikasikan hadits tersebut?

Menurut rencana pemerintah kota, Depok akan dijadikan salah satu pusat pembangunan nasional dan akan ada empat ruas jalan tol yang dibangun di sekeliling Depok. Hal itu merupakan salah satu bukti tekad pemerintah kota untuk memajukan UKM melalui pembenahan infrastruktur. Dalam waktu dekat, Depok juga akan membangun pusat perkantoran, Lembaga Sandi Negara di Bojong Sari, Pusat Pendidikan Guru oleh Universitas Islam Negeri di Sawangan.

Selain infrastruktur yang perlu ditingkatkan, sumber daya manusianya juga butuh pembinaan intensif agar Depok memiliki SDM berkualitas.

“Depok tidak punya tambang timah, minyak bumi dan emas atau sumber energi lain. Tapi dengan potensi SDM berkualitas, maka kita bisa mengolah produk makanan dari rumput laut dan mengekspor ke Singapura, serta ekspor ikan hias ke Filipina,” jelas Walikota.

Walikota menantang para mahasiswa untuk berkontribusi dalam memecahkan persoalan daerah serta membangun kota Depok, misalnya dengan memanfaatkan teknologi informai. Beberapa inisiatif yang sudah dilakukan adalah mengotomatisasi proses penunjang, pengintegrasian data pemerintah, internet gratis di 200 titik, serta membuat taman untuk internetan.

Di akhir sambutannya, Walikota mengingatkan bahwa Rasulullah telah berpesan: “Mintalah surga yang paling tinggi, yakni surga firdaus.” Demi menggapai surga sersebut, kita harus memberikan proposal terbesar kepada Allah Swt, serta harus meningkatkan gotong-royong, sehingga nikmat kemerdekaan akan menjadi kebangkitan nasional. (Muhammad Abdul Karim)

Read 307 times